English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Zionis


Konspirasi Kaum Zionis

Anda mungkin sering mendengar kata Zionis, terutama jika dikaitkan dengan gerakan rahasia kaum Yahudi yang disebut-sebut ingin menguasai dunia melalui berbagai konspirasi licik mereka. Membicarakan konspirasi global para Zionis ini memang seolah tidak akan pernah ada habisnya.
Sepak terjang mereka dihubung-hubungkan dengan gejolak dan revolusi yang terjadi di berbagai negara, yang bertujuan untuk menghancurkan dunia dan membuatnya berada di bawah kendali mereka. Sebenarnya siapakah kaum Zionis itu?
Zion berasal dari bahasa Ibrani yang memiliki arti batu. Batu yang dimaksud adalah batu yang digunakan untuk membangun istana Nabi Sulaiman di Al-Quds, Yerusalem, Israel. Kaum Yahudi kemudian menggunakan kata zion ini sebagai nama ideologi mereka. Para penganutnya kemudian disebut kaum Zionis.
Pada dasarnya idelogi kaum Zionis berisi tentang ambisi bangsa Yahudi untuk membuat seluruh dunia tunduk di bawah kekuasaan mereka, yaitu kerajaan Israel Raya, dan Al-Quds akan menjadi ibu kota dunia.

Perang Antara Kebaikan Melawan Kejahatan

Dalam sejarah peradaban manusia, perang dan konflik selalu mewarnai sepanjang perjalanan. Para peneliti berusaha mencurahkan perhatian mereka tentang apa sebenarnya yang menyebabkan peperangan antar manusia yang terjadi di berbagai generasi dan berbagai negeri tersebut. Pada dasarnya, para peneliti sepakat bahwa perang-perang tersebut dipicu oleh kekuatan kejahatan yang diperangi oleh kekuatan kebaikan.
Dalam ajaran-ajaran agama kekuatan jahat itu adalah milik setan. Setan sering digambarkan sebagai sejenis makhluk gaib berbulu hitam, bertanduk, memiliki gigi yang runcing, dan ekor yang panjang dan juga runcing ujungnya, dan punya segudang tipu muslihat licik. 
Namun, setan masa kini tidak berbentuk seperti itu. Setan itu menjelma menjadi petinggi-petinggi negara yang bermanis-manis mulut di depan rakyatnya, tapi kemudian menetapkan berbagai kebijakan yang semakin membuat rakyat sengsara.
Setan-setan itu juga menjelma menjadi para provokator yang memecah belah masyarakat dan memperkeruh suasana untuk kemudian mengadu domba mereka agar saling memerangi satu sama lain, demi menguntungkan pihak ketiga.
Dan berdasarkan banyak penelitian dan bukti, kaum Zionis disebut-sebut sebagai pihak yang paling bertanggung jawab terhadap segala kekacauan dunia yang terjadi sejak ratusan tahun lalu. Organisasi rahasia kaum Yahudi ini telah menyebarkan pengaruh ke seluruh dunia, menduduki posisi penting dan strategis suatu negara, dan juga berada pada posisi-posisi paling basah di lahan bisnis dan kapital.

Sejarah Kaum Zionis

Gerakan kaum Zionis pertama kali muncul pada abad 19 dengan latar belakang ambisi membangun kembali negara Yahudi di tanah Palestina yang saat itu berada di bawah kekuasaan Kekasairan Ottoman dari Turki, atau yang biasa pula disebut Khalifah Ustamaniah.
Hak-hak kaum Yahudi berupa hak sosial, ekonomi, politik, budaya, dan agama diberangus dan mereka harus hidup terpecah-belah di beberapa negara. Namun gerakan anti semit atau kebencian terhadap kaum Yahudi agaknya juga terjadi di berbagai negara. Seperti yang terjadi di Spanyol, Raja Ferdinand dan Isabella pernah menindas dan membantai kaum Yahudi dan sebagian dipaksa untuk masuk ke agama Kristen.
Di Rusia ketika Alexander II berkuasa pada 1881, banyak aturan yang dibuat untuk membatasi gerak kaum Yahudi. Sejak 1891, lebih dari 10 ribu orang Yahudi yang diusir keluar dari Rusia. Pada 1886, Jerman menetapkan aturan pemilihan parlemen dengan semangat anti-semit. Beberapa negara di Eropa lainnya juga melakukan gerakan anti-semit yang bertujuan menindas dan mengusir kaum Zionis dari negara mereka.
Meski terus ditindas dan harus berpindah-pindah tempat, kaum Zionis tidak pantang menyerah. Justru penderitaan mereka itu menyatukan mereka dan membuat mereka kuat. Mereka bertekad untuk mengembalikan kejayaan mereka sebagai bani Israel atau bangsa pilihan Allah. Maka mereka pun membentuk organisasi rahasia dengan protokolnya yang ketat untuk membuat dunia tunduk di bawah kaki mereka.
Theodor Herzl yang hidup pada 1860-1909 adalah tokoh Zionis pertama yang mencetuskan ide bahwa kaum Yahudi harus memiliki negaranya sendiri. Doktrin Zionisme mulai disusun oleh Theodor pada 1882. Pada tahun 1896 buku karyanya. "Der Judenstaat" atau negara Yahudi berhasil diluncurkan. Kemudian, doktrin yang disusun dalam buku tersebut dikonkritkan pada kongres Zionis sedunia yang pertama kali diselenggarakan di Swiss pada 1897. 

Konspirasi Kaum Zionis

Ambisi kaum Zionis tidak hanya merebut kembali tanah leluhur mereka melainkan juga menguasai dan mengendalikan dunia demi kepentingan mereka. Maka mereka menyusun protocol of Zion yang pada intinya mengatakan bahwa tujuan mereka adalah menghancurkan bangsa lain dengan membuat adu domba dan perpecahan dan pembunuhan massal. Pemberontakan di berbagai negara dikobarkan untuk memerangi pemerintahan yang memegang prinsip kemanusiaan.
Kaum Zionis yang tersebar di seluruh dunia adalah golongan orang-orang cerdas di bidang psikologi, sains, teknologi, ekonomi, politik, pengusaha, dan guru besar di universitas-universitas ternama dunia. Dengan taktik menghalalkan segala cara, mereka menyusup ke pemerintahan, mempengaruhi kebijakan suatu negara, menyusup ke kaum separatis dan mengobarkan pemberontakan, dan melakukan segala macam cara untuk menghancurkan sebuah negara.
Pada era 1700-an itu yang menjadi negara adikuasa adalah Perancis dan Inggris. Maka kaum Zionis memanfaatkan kedua negara itu demi kepentingan mereka. Inggris kemudian terjerumus dalam perang panjang tak berkesudahan di berbagai negeri yang dijajahnya, hingga Inggris nyaris menjadi negara yang bangkrut. Sementara kaum Zionis menyalakan api pemberontakan yang melahirkan revolusi Perancis pada 1789.

Perkembangan Gerakan Kaum Zionis

Dalam sejarah perjalanannya, meski kaum Zionis mengalami pasang surut, namun pada dasarnya sepak terjang mereka terus mengalami perkembangan. Ada beberapa peristiwa penting dalam sejarah kaum Zionis yang dianggap sebagai tahap perkembangan gerakan mereka, yaitu:
  • Perkembangan pertama ditandai dengan deklarasi kaum Zionis di Rusia tentang gerakan kaum Yahudi Rusia atau Russian Jewish Movement.
  • Perkembangan kedua, gerakan kaum Zionis dunia tidak lagi terpecah-belah namun mulai terogranisir dengan rapi dengan pusatnya di Romania. Tahap ini juga dikenal dengan istilah Romanian Jewish Movement.
  • Tahap perkembangan ketiga adalah ketika kaum Zionis mendapat dukungan dari Ratu Inggris dengan pusat gerakan di London, atau yang disebut Zionist Movement.
  • Perkembangan tahap keempat, dunia mulai mengakui keberadaan Israel dan bahkan beberapa negara secara terang-terangan mendukung sepak terjang negara Israel. Amerika Serikat yang merupakan negara adikuasa dunia saat ini juga secara blak-blakan menjadi sekutu bangsa Israel.

Dajjal dan Kaum Zionis

Dajjal yang disebut-sebut sebagai pembawa fitnah dan kehancuran di akhir zaman, juga dikaitkan dengan kaum Zionis. Konsep Dajjal dalam agama Islam sudah ada sejak dulu, dan kini menjelma menjadikaum Zionis yang ingin menghancurkan agama-agama di dunia dan membuat umat manusia jatuh ke lembah dosa jaringan konspirasi global.
Ada yang mengatakan hubungan Dajjal dengan kaum Zionis ini disebut-sebut dalam Hadis Rasullulah yang mengatakan: Maka apabila Dajal sudah terbunuh, orang Yahudi pun menjadi hancur lebur barisannya. Jumlah para pembela Dajjal diperkirakan mencapai puluhan ribu. Dalam Hadis itu diisyaratkan bahwa Dajjal dan penganutnya itu adalah kaum Zionis Yahudi.

Para Tokoh Zionis

Anggota gerakan kaum Zionis ini merupakan para pejabat tinggi yang duduk di posisi-posisi strategis pemangku kebijakan. Presiden Amerika beberapa juga menjadi anggota gerakan ini. Mereka antara lain:
  • George Washington,
  • James Monroe,
  • Andrew Jackson,
  • James Knox Polk,
  • James Buchanan,
  • William McKinley,
  • Theodore Rosevelt,
  • William H. Taft,
  • Warren G. Harding,
  • Harry S. Truman, dan
  • Gerald Ford. 
Agenda terselubung yang diusung kaum Zionis atau yang juga disebut freemansory ini adalah beraliansi dengan ajaran setanisme, yang kemudian dipahami sebagai pemujaan terhadap materi dan pengingkaran terhadap keberadaan Tuhan dan ajaran-ajaran agama.
Meski demikian, tidak semua orang Yahudi merupakan Zionis. Menganggap bahwa setiap orang berdarah Yahudi adalah anggota kaum Zionis yang licik adalah hal yang salah. Karena bagaimanapun tidak semua orang Yahudi itu jahat dan licik. Bahkan ada beberapa orang Yahudi sendiri yang menentang gerakan Zionis ini.


0 komentar:

Poskan Komentar